Kubah Masjid Agung Jawa Tengah

Banyak kemungkinan terfikirkan ketika kita melihat sebuah kubah masjid. Walaupun banyak sekali bangunan bangunan sebuah tempat ibadah yang tidak menggunakan kubah. Di negara indonesia bangunan kubah masjid masih menjadi salah satu komponen pelengkap masjid. Tak sering mendengar bahkann juga melihat kekurangan yang tentunya kurang mengindahkan penglihatan sebagai mana mungkin untuk menarik perhatian agar banyak orang yang pergi untuk melaksanakan ibadah secara berjamaah.

Tempat untuk melaksanakan ibadah tentunya memiliki bermacam macam jenis kubah. Karena itu pada saat ini kubah selalu di fungsikan sebagai petunjuk arah kiblat dan kubah juga di gunakan sebagai daya tarik umat yang mempunyai mayoritas muslim serta juga di dalamnya terdapat lampu sebagai penerangan. Kubah tentunya terletak di bagian atap yang secara umum mempunyai bentuk setengah bulat, seperti bola, kerucut, berbentuk bawang, kubah miring maupun yang lain lainnya

Bentuk kubah masjid jawa tengah bermacam macam yang pada umumnya di pengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya :

melihat seberapa luas bangunan masjid yang  akan di pasang dengan kubah, menyesuaikan arah kiblat agar orang yang beada di luar lebih memahami arah untuk melakukan ibadah, motif dan khas yang ingin di bangun oleh pemiliknya dan efek pencahayaan yang di inginkan.

Dalam beberapa faktor yang ada, anda tentunya pasti tau bahwa kubah hadir di indonesia pada sejak abad ke 19. Dan salah satunya sebagai ikon yang penting untuk di pergunakan di atas bangunan masjid maupun musholla. Satu kisah tentang kubahmasjidd yang sangat menarik yang terdapat sekian banyak kubah masjid di jawa tengah adalah kubah masjid agung semarang. Pada saat anda sedang berpergian jauh danand amemasuki kawasan kota semarang dan anda datang ke area masjid yang tepatnya di jalan Gajah Raya Semarang, di situ anda akan melihat sebuah keistimewaan sebuah masjid yang sedah di bangun pada tahun 2002 itu.

Disini anda akan mengetahui sebuah latar belakang masjid agung jawa tengah . pada awalnya pembangunan ini tidak lepas dari tanah yang di wakafkan masjid besar kauman semarang untuk di jadikan sebuah masjid. Pembangunan ini termasuk dalam kasus tukar guling antara BKM atau biasanya yang di sebut Badan Kesejahteraan Masjid depag degan PT Tensindo.

Berada di atas tanah yang mempunyai luas 10. 000 m2 itu yang kemudian akan di bangun sebuah masjid yang motif maupun desaiinnya di kerjakan oleh Ir. H. Ahmad Fanani. Pebangunan tersebut dilakukan sejak tahun 2002 dan menggambil dana pembiayaan dari APBD daerah, sejak pembangunan, namun pada saat pemasangan tiang pertama yang di lakukan oleh mentri agama republik indinesia yang pada saat itu adalah Prof. Dr. H. Said Agil Husen Al-Munawar , KH. MA. Sahal Mahfudz, serta H. Mardiyanto. Untuk arsitektur masjid yang di bagun termasuk salah satu masjid yang mengacu pada sebuah arsitektur yunanidan juga romawi yang tentunya juga di padukan dengan adat istiadat Jawa Tengah.

Dalam eksterior dari latar belakang yang ada tidak heran jika masjid yang di bangu membutuhkan biaya yag relatif besar dan bahkan juga langsung di resmikan oleh Presiden RI yang pada saat itu adalah Susio Bambang Yudhoyono. Jia anda memasuki masjid anda akan di lihatkan dengan keindahan kubah masjid yang mempunyai diameter 20, dan sebah menara yang mempunyai tinggi  62 m. Namun pada lain sisi terdapat keistiewaan seperti satu menara yang terpisah dan terletak pada bagian selatan dengan ketinggian sekitar 99 m . sebagai tanda asmaul husna . terdapat 25 pilar yang berwarna ungu yang juga di hiasi dengan kaligrafi ayat ayat suci  serta nama nama Nabi dan Rasul.