Kubah Masjid Emas

Kubah Masjid Emas , atau biasa disebut masjid Dian Al Mahri. Masjid kubah emas berada di jl. Meruyung , kecamatan  limo , Depok. Selain digunakan untuk tempat ibadah ,  masjid kubah emas juga menjadi tempat wisata. Mengapa masjid kubah emas dijadikan sebagai tempat wisata ? karena masjid tersebut memiliki kubah yang berlapisi emas. Masjid ini memiliki 5 buah kubah , 1 kubah utama , dan 4 kubah kecil. Ketebalan emas yang melapisi kubah sekitar 2 sampai 3 milimeter , selain emas juga dilapisi dengan mozaik Kristal.  Bentuk dari kubah utama hampir menyerupai kubah pada Taj Mahal. Kubah  ini memiliki diameter pada bagian bawah 16 meter untuk bagian tengah memiliki diameter  20 meter , sdangkan tingginya 25 meter.  Ukuran diameter untuk kubah kecil yaitu , bagian bawah 6 meter , pada bagian tengah 7 meter dan untuk tingginya 8 meter.  Pada bagian interior untuk masjid kubah emas terdapat lampu gantug yang berasal dari Italia yang mempunyai berat 8 ton.  Selain itu juga ada hiasan dalam bentuk relief  yang berada di tempat imam , relief tersebut terbuat dari emas juga lo sobat , didalam masjid tersebut ada 168 buah pilar yang dilapisi oleh sisa emas , pilar ini berdiri dengan kokoh yang membuat keadaan dalam ruangan tersebut terlihat agung . selain itu juga ada hiasan kaligrafi yang berada di langit – langit  masjid.

Pembuat Masjid Kubah Emas

Masjid kubah emas dibangun  oleh Hj. Djuriah Maimun Al Rasyid , yang berprofesi sebagai pengusaha yang berasal dari Banten.  Pada awalnya  Hj. Djuriah Maimun Al Rasyid berniat untuk menjadikan masjid tersebut sebagai kawasan Islamic Center Dian Al Mahri  yang terdiri dari pondok pesantren , taman kanak – kanak  sampai dengan SMU serta membuat area public dakwah dan peradapan islam.  Bangunan masjid ini menempati tanah seluas 50 hektar. Halaman dalam pada masjid tersebut berukuran 45 kali 57 meter dan dengan ukuran sebesar itu dapat menampung sekitar 8.000 jamaah. Enam Menara yang ada di masjid kubah emas melambangkan rukun iman , menara tersebut juga memiliki keistimewaan yaitu , menara tersebut dibalut dengan batu granit abu – abu sedangkan pada bagian puncaknya dilapisi emas 24 karat.  Lima kubah yang berada di masjid tersebut melambangkan rukun islam , kubah tersebut juga dilapisi dengan emas lo sobat semua.  Warna cat yang mendominasi  masjid tersebut adalah warna krem karena dengan pemilihan warna krem ini memberikan kesan ruang yang tenang dan cocok untuk seseorang yang sedang beribadah didalamnya. Pada bagian lampu yang berada di tengah ruangan berlapis emas yang memiliki berat 2,7 ton . Masjid kubah emas ini adalah masjid termegah di Asia Tenggara. Masjid ini terbuka untuk umum  dan dibukanya tidak setiap hari.  Kubah masjid emas ini mulai dibuka untuk umum pata tanggal 31 desember 2006 dan pada tanggal tersebut bertepatan dengan idul adha. Pembangunan dari masjid ini sendiri dimulai pada tanggal 1999. Saat peresmian masjid kubah emas inidilakukan setelah sholat idul adha dan pada saat itu ada sekitaran 5 ribuan jamaah.

Teknik  Pembuatan Kubah Masjid Emas

Dalam pembuatan masjid kubah emas ini menggunakan tiga teknik dalam pemasangannya , yaitu :

  • Teknik serbuk emas , teknik ini diterapkan pada bagian mahkota / pilar
  • Teknik gold plating , teknik ini diterapkan pada bagian lampu gantung langit – langit kubah , tangga dan juga mimbar mihrab
  • Gold mozaik , teknik ini diterapkan pada bagian kubah utama dan menara

Jika anda ingin pergi ke masjid kubah emas ini anda harus melihat dulu jadwal bukanya karena Masjid kubah emas ini tutup pada hari kamis , dan untuk hari – hari lainnya dibuka mulai jam 10.00 sampai dengan jam 20.00 malam.